Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Desember 2012
AKSI: masihkah dalam jalurnya?
kami berjuang demi rakyat
Teriakan itu masih teringat di otak saya. Saat itu, saya terjebak di depan kendaraan yang 'diparkir' oleh segelintir mahasiswa. Hari itu hujan deras, depan saya ada perempuan dengan setelan anak kuliahan - sama seperti saya - yang berusaha mencari celah. Ketika mendapat celah, bukannya lolos ke jalan depannya, justru seorang lelaki yang memakai PDH dengan gagahnya memarkirkan kendaraan lain di celah tersebut sehingga jalan semakin 'buntu'. Namun saya justru mendapatkan celah dan meneruskan jalan saya tanpa dihalangi. Saya pikir hanya dia dan beberapa orang yang dapat dihitung jari - berdiri dan berteriak 'atas nama rakyat' di atas truk - yang ikut dalam aksi tersebut. Ternyata masih banyak teman-teman aktivis yang ikut dalam aksi itu, dan tahukah dimana mereka berdiri? Di bawah tenda di tengah jalan yang saya yakini juga 'dipinjam' karena tenda tersebut merupakan tenda salah satu produk trademark di Indonesia.
Esok harinya ketika saya hendak berkunjung ke tempat pembuangan akhir sampah di kota saya untuk membicarakan program Himpunan saya, kami (saya dan ketua umum) kembali tersendat karena aksi. Kembali sebuah truk dan beberapa motor terparkir yang melumpuhkan transportasi. Mereka mungkin tidak tahu bahwa program yang ingin kami bincangkan di lokasi tujuan kami adalah program peduli masyarakat. Entahlah.
Demi rakyat? Saya bahkan melihat dosen saya yang hendak mengajar terhambat mobilnya, buntu. Dosen mengajar sama halnya seperti guru yang membagi ilmunya dan orang tua yang mendidik kita, sebandingkah ilmu yang akan dituangkannya kepada mahasiswa haus ilmu dengan teriakan kita? Demi rakyat? Bahkan saya sendiri setelah berdiskusi dengan ketua saya tertawa ketika mendengar objective aksi tersebut adalah melumpuhkan transportasi. Apakah melumpuhkan transportasi bisa dikatakan sebagai aksi demi rakyat? Bahkan simpati mereka saja berubah menjadi antipati.
Saya sendiri adalah wakil ketua di himpunan jurusan saya, saya bahkan tidak banyak memberi kontribusi. Saya bahkan tidak pantas memberikan judgement subjektif saya. Tapi saya meyakini satu hal, tugas social control mahasiswa akan menjadi paradoks dengan aksi hiperaktif kita.
Bukannya kita telah mengerti arti GLOBAL WARMING? Saya tidak tahu, berapa persenkah keikutsertaan asap hitam mengepul dari ban karet terbakar di aspal jalan terhadap global warming. Wallahu alam.
Sebagai aktivis, kita seharusnya peka terhadap keadaan di sekitar. Begitu banyak pengemis karena kotornya perilaku segelintir orang yang menyelundupkan dana demi perut buncitnya. Tapi bukankah metamorfosis sempurna juga dinamakan perubahan? Memulai dari telur yang kecil, ulat yang menggeliat, kepompong yang merenung, hingga kupu-kupu yang indah?
Begitu banyak pengemis, tapi berapa aktivis yang memutar arah kendaraannya ketika sadar bahwa mereka melewati orang yang haknya mereka perjuangkan namun memberi sepeser uang saja mereka lupa? Dan berapa banyak pengguna jalan yang tidak berteriak di jalan tapi tetap memberikan sebagian uangnya sembari tersenyum kepada pengemis yang berterima kasih kepadanya dan mendoakan keberhasilannya?
Saya kagum akan mahasiswa Indonesia yang dulu berhasil menggulingkan pemerintahan demi rakyat, sebuah perang antara Daud dan Jalut, sebuah perang melawan tirani. Sekarang, mampukah kita melawan diri sendiri?
Jumat, 13 Mei 2011
Kami Manusia
Nafas yang berderu tak beraturan
Langkah yang melunglai tanpa arah
Telapak langit yang terus menekan
Angkuhnya diri akan kekuatan
Terbahaknya otak akan kepandaian
Bangganya hati akan ketampanan
Namun mata hati menangis akan kelakuan
Bumi bahkan menolak menjadi pijakan
Matahari pun tak sudi menatap
Awan menangis karena malu
"Inikah manusia yang kubantu dengan oksigen?" Kata pohon.
"Inikah manusia yang berotak besar?" Tanya ikan.
"Inikah manusia yang bipedal?" Bingung kucing.
Ya, kami yang dibantu namun enggan membantu.
Ya, kami yang pintar tapi tak cerdas.
Ya, kami yang unggul namun terbelakang.
Inilah kami, manusia.
Langkah yang melunglai tanpa arah
Telapak langit yang terus menekan
Angkuhnya diri akan kekuatan
Terbahaknya otak akan kepandaian
Bangganya hati akan ketampanan
Namun mata hati menangis akan kelakuan
Bumi bahkan menolak menjadi pijakan
Matahari pun tak sudi menatap
Awan menangis karena malu
"Inikah manusia yang kubantu dengan oksigen?" Kata pohon.
"Inikah manusia yang berotak besar?" Tanya ikan.
"Inikah manusia yang bipedal?" Bingung kucing.
Ya, kami yang dibantu namun enggan membantu.
Ya, kami yang pintar tapi tak cerdas.
Ya, kami yang unggul namun terbelakang.
Inilah kami, manusia.
Jumat, 15 April 2011
Indonesiaku: Gedung Baru DPR
Talk less, ini dia kutipan mengenai gedung baru DPR...
Pembangunan Gedung Baru DPR RI yang "cuma" senilai 1,14 triliun rupiah telah banyak menuai kontroversi. Banyak pihak yang menolak rencana pembuatan Gedung baru DPR RI tersebut. Bahkan, imbauan Presiden SBY agar menghemar anggaran, dianggap sebagai lelucon politik belaka. Hal ini dikemukakan oleh Ketua Presidium Nasional Komite Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyouno. (http://tutorkom.blogspot.com/2011/04/gedung-baru-dpr.html)
Beberapa hari terakhir ini kita dipameri parade kekuasaan yang kian lama kian memuakkan.
Sebanyak 15 lurah yang dikoordinasi Camat Tallo, Kota Makassar, asyik melancong ke Malaysia meninggalkan tugas. Tak mau kalah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara memberangkatkan 148 pejabat, camat, dan kepala desa berwisata rohani ke Jerusalem dan Mekkah. Anggaran pelesir berjemaah itu bahkan melampaui pendapatan asli daerah Minahasa Tenggara dan diambil dari sumber tak jelas.
Pertunjukan kekuasaan di pusat tak kalah dahsyat. Ketua DPR Marzuki Alie ngotot melanjutkan rencana pembangunan gedung baru DPR yang menelan biaya Rp 1,138 triliun. Fraksi-fraksi di DPR pintar bersandiwara. Perwakilan fraksi di Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) mengetok palu tanda persetujuan pembangunan gedung baru, tetapi di depan publik pandai bersilat lidah. (http://nasional.kompas.com/read/2011/04/15/09315447/Arsitektur.Kekuasaan.dan.Gedung.Baru.DPR)
another point, kutipan lain...
"Kalau pemerintah tidak ikut campur dan menyebabkan meninggal sandera satu saja, akan menimbulkan masalah besar dan bisa dikejar rakyat," ujar anggota DPD, Rahmat Shah di gedung Nusantara IV Senayan, Jakarta, Rabu sore (13/4). (http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=24118)
Nah... dana besar untuk gedung... dipake orang kaya.
Trus nyawanya mereka yang disandera juga harus ditebus...
Pertanyaannya, otaknya orang di gedung DPR "lama" mana???
Kenapa gak dana besarnya dipake untuk bantu mereka?
Pembangunan Gedung Baru DPR RI yang "cuma" senilai 1,14 triliun rupiah telah banyak menuai kontroversi. Banyak pihak yang menolak rencana pembuatan Gedung baru DPR RI tersebut. Bahkan, imbauan Presiden SBY agar menghemar anggaran, dianggap sebagai lelucon politik belaka. Hal ini dikemukakan oleh Ketua Presidium Nasional Komite Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyouno. (http://tutorkom.blogspot.com/2011/04/gedung-baru-dpr.html)
Beberapa hari terakhir ini kita dipameri parade kekuasaan yang kian lama kian memuakkan.
Sebanyak 15 lurah yang dikoordinasi Camat Tallo, Kota Makassar, asyik melancong ke Malaysia meninggalkan tugas. Tak mau kalah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara memberangkatkan 148 pejabat, camat, dan kepala desa berwisata rohani ke Jerusalem dan Mekkah. Anggaran pelesir berjemaah itu bahkan melampaui pendapatan asli daerah Minahasa Tenggara dan diambil dari sumber tak jelas.
Pertunjukan kekuasaan di pusat tak kalah dahsyat. Ketua DPR Marzuki Alie ngotot melanjutkan rencana pembangunan gedung baru DPR yang menelan biaya Rp 1,138 triliun. Fraksi-fraksi di DPR pintar bersandiwara. Perwakilan fraksi di Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) mengetok palu tanda persetujuan pembangunan gedung baru, tetapi di depan publik pandai bersilat lidah. (http://nasional.kompas.com/read/2011/04/15/09315447/Arsitektur.Kekuasaan.dan.Gedung.Baru.DPR)
another point, kutipan lain...
"Kalau pemerintah tidak ikut campur dan menyebabkan meninggal sandera satu saja, akan menimbulkan masalah besar dan bisa dikejar rakyat," ujar anggota DPD, Rahmat Shah di gedung Nusantara IV Senayan, Jakarta, Rabu sore (13/4). (http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=24118)
Nah... dana besar untuk gedung... dipake orang kaya.
Trus nyawanya mereka yang disandera juga harus ditebus...
Pertanyaannya, otaknya orang di gedung DPR "lama" mana???
Kenapa gak dana besarnya dipake untuk bantu mereka?
Rabu, 16 Maret 2011
Starving and Satiation
Linkin Park - What I've Done
I love their video clips!
Have we think about people in Ethiopia while we eat our snacks greedy?
Maybe, the snack - which the prize isn't appropriate with the nutrient - is a small thing for us. We eat that easy without thinking our family in some place in this world is starving.
I just can share my opinion about world today.
Eat is easy
Starving is easy too
I don't know how to help them.
The smallest thing that I can do is give some money for they of those who hungry.
But it wasn't enough.
I hope I can make a movement in my life...
talk less do more
I love their video clips!
Have we think about people in Ethiopia while we eat our snacks greedy?
Maybe, the snack - which the prize isn't appropriate with the nutrient - is a small thing for us. We eat that easy without thinking our family in some place in this world is starving.
I just can share my opinion about world today.
Eat is easy
Starving is easy too
I don't know how to help them.
The smallest thing that I can do is give some money for they of those who hungry.
But it wasn't enough.
I hope I can make a movement in my life...
talk less do more
Kamis, 10 Maret 2011
Kecocokan Elemen Sulappa' Appa'
Tiap elemen memiliki kecocokan dengan elemen lainnya, sehingga hal ini digunakan dalam pernikahan untuk mengetahui apakah kedua mempelai nantinya akan cocok atau tidak. Berikut daftarnya:
1. TANAH
Cocok: TANAH, AIR, dan API
Tidak Sesuai dengan ANGIN.
Elemen air adalah yang paling sesuai dengan elemen tanah ini, hal ini dikarenakan air adalah elemen yang mampu menyuburkan tanah sehingga keduanya saling menguntungkan.
2. AIR
Cocok: TANAH, AIR, ANGIN
Tidak sesuai dengan API.
Elemen air sangat sesuai dengan tanah (menyuburkan), sesama elemen air, dan angin. Jika bersama dengan elemen air, maka keduanya akan saling mengaliri dan searah. Jika bersama dengan elemen angin maka keduanya akan menghasilkan embun yang menyejukkan. Namun air ini tidak akan sesuai dengan api, karena air akan memadamkan api tersebut.
3. API
Cocok: TANAH, API, ANGIN
Tidak sesuai dengan AIR
Elemen api ini sangat sesuai dengan elemen angin. Hal ini dikarenakan elemen angin akan memberi kekuatan bagi api untuk tetap menyala. Namun sebuah catatan bahwa elemen api juga sesuai dengan sesama elemen api tapi sangat berisiko. Mengapa? Karena sesama api akan saling menguatkan, tapi merusak sekitarnya.
4. ANGIN
Cocok: AIR dan API
Tidak sesuai dengan TANAH, dan ANGIN
Catatan yang penting untuk elemen angin adalah jangan bersama elemen angin lainnya. Hal ini hanya akan menyebabkan elemen tersebut silariang atau berhembus tanpa arah sehingga mengakibatkan hubungan keduanya mudah terpisah
n.b.
Tulisan ini hanyalah dokumentasi khazanah budaya Indonesia, bukan hal yang wajib untuk dipercaya.
Semoga kita mampu mencerna informasi sebelum mengamalkannya.
1. TANAH
Cocok: TANAH, AIR, dan API
Tidak Sesuai dengan ANGIN.
Elemen air adalah yang paling sesuai dengan elemen tanah ini, hal ini dikarenakan air adalah elemen yang mampu menyuburkan tanah sehingga keduanya saling menguntungkan.
2. AIR
Cocok: TANAH, AIR, ANGIN
Tidak sesuai dengan API.
Elemen air sangat sesuai dengan tanah (menyuburkan), sesama elemen air, dan angin. Jika bersama dengan elemen air, maka keduanya akan saling mengaliri dan searah. Jika bersama dengan elemen angin maka keduanya akan menghasilkan embun yang menyejukkan. Namun air ini tidak akan sesuai dengan api, karena air akan memadamkan api tersebut.
3. API
Cocok: TANAH, API, ANGIN
Tidak sesuai dengan AIR
Elemen api ini sangat sesuai dengan elemen angin. Hal ini dikarenakan elemen angin akan memberi kekuatan bagi api untuk tetap menyala. Namun sebuah catatan bahwa elemen api juga sesuai dengan sesama elemen api tapi sangat berisiko. Mengapa? Karena sesama api akan saling menguatkan, tapi merusak sekitarnya.
4. ANGIN
Cocok: AIR dan API
Tidak sesuai dengan TANAH, dan ANGIN
Catatan yang penting untuk elemen angin adalah jangan bersama elemen angin lainnya. Hal ini hanya akan menyebabkan elemen tersebut silariang atau berhembus tanpa arah sehingga mengakibatkan hubungan keduanya mudah terpisah
n.b.
Tulisan ini hanyalah dokumentasi khazanah budaya Indonesia, bukan hal yang wajib untuk dipercaya.
Semoga kita mampu mencerna informasi sebelum mengamalkannya.
Selasa, 08 Maret 2011
Essay Peterpan (pengantar pendidikan)
Dewasa ini, kita selalu mendengar pendidikan menjadi perbincangan hangat yang tak pernah hentinya dibahas. Mereka yang membahasnya pun beragam, mulai dari para pejabat tinggi negara, guru-guru dan staf pengajar, mahasiswa dalam aksinya, hingga daeng tukang becak pun membicarakannya. Cara mereka mengkritisi pendidikan pun melalui banyak perspektif, pejabat koalisi misalnya, mereka menganggap bahwa pendidikan yang merupakan kewajiban telah didapatkan dan tinggal sedikit dipoles. Tapi berbeda dengan pejabat koalisi, para pejabat oposisi justru menganggap bahwa pendidikan yang bersifat obligat justru sulit ditemukan di negara ini. Bahkan daeng tukang becak pun tidak mau ketinggalan, mereka membicarakan pendidikan dalam bahasa mereka, di pangkalan mereka, bermodal pengetahuan yang mereka punya, sehingga pembahasan mereka mengenai pendidikan tak jauh seperti pembahasan para kritikus dan politikus yang pernah mengejar ilmu hingga luar negeri. Begitu hebatnya ruang lingkup pendidikan hingga tidak ada batasan dalam pembahasannya.
Pendidikan atau yang biasa oleh anak International Class Program sebut sebagai education merupakan bahasan dengan ruang lingkup yang besar. Mahasiswa UNM, Unhas, UIN, Unismuh, UIT, dan semua mahasiswa yang pernah melakukan aksi di jalanan sudah terlalu sering menyebut-nyebut pendidikan di mulutnya. Education for all yang selalu dijanjikan pemerintah menjadi boomerang bagi mereka. Education for all yang seharusnya dirasakan oleh seluruh warga Indonesia justru menjadi benda yang mahal di negeri ini. Sebuah perspektif oposisi atau perspektif mahasiswa aksi selalu menganggap bahwa pendidikan di negeri ini adalah pendidikan komersil yang mahalnya bukan main. Mulai dari BP3 tempo dulu, hingga SPP zaman ini selalu menjadi bahan aksi mahasiswa. Namun apakah ruang lingkup pendidikan yang sebegitu besarnya hanya diparameteri oleh sebuah harga? Pemikiran yang cukup dangkal ketika pejabat, mahasiswa, dan para staf pengajar menilai sebuah pendidikan dalam suatu harga. Atau peribahasa “tuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina” sudah tidak berlaku lagi?
Anak yang merupakan tunas kehidupan negeri ini adalah satu dari sekian banyak yang harus dijamah oleh pendidikan, mulai dari yang formal hingga non-formal. Kemampuan tiap anak pun berbeda seperti biodiversity dalam pembahasan biologi. Namun korelasi antara pendidikan dan kemampuan tiap anak justru tidak kelihatan. Sebuah kewajiban pendidikan yang memanusiakan manusia semakin menjadi fatamorgana dalam konkritnya kehidupan. Anak yang haus akan ilmu yang seharusnya dididik hingga memperoleh pendidikan justru kehilangan arah. Anak yang tadinya haus ilmu menjadi anak yang alergi dan phobia terhadap ilmu. Entah siapa yang harus bertanggung jawab atas semua peliknya permasalahan ini.
Kemampuan tiap anak yang seharusnya dikembangkan justru tertidur dan tersalurkan dalam bentuk yang salah. Mungkin sudah menjadi makan siang kita, berita mengenai anak SMU yang melakukan praktikum reproduksi sebelum nikah. Atau para Chris John masa depan yang justru berantem karena soal sepele. Di sinilah seyogyanya pendidikan dipergunakan. Pendidikan adalah alat yang tidak hanya mengajarkan 1+1 kepada anak, namun juga merupakan alat pengembang kemampuan anak. Betapa sia-sianya ketika bakat alami anak justru menjadi senjata bunuh diri yang merusak diri dan bangsanya. Pendidikan bukanlah seperti lilin yang menghabisi dirinya karena cahayanya, namun seperti matahari yang tidak pernah padam demi bumi ini. Ketika anak memiliki kemampuan, maka pendidikanlah pengembangnya. Dengan berbagai cara dan formalitas, sebagai contoh mengenai anak SMU tadi. Mereka tahu melakukan kopulasi namun tidak mengerti ketika dijelaskan oleh gurunya. Bisa jadi karena cara penyampaian yang salah, atau memang ada hal yang kurang dari sistem pendidikan.
Kepribadian anak pun merupakan suatu hal yang memerlukan pendidikan. Contoh yang benar-benar nyata adalah para pejabat yang sekolahnya hingga ke luar negeri namun kepribadiannya hanya menjadi tikus dengan setelan jas di atas kursi empuk. Mereka hanya berguru namun tidak dididik menjadi pribadi yang mapan. Mereka hanya menilai ilmu sebagai sebuah rumus ϑe^(-iωt)°δ∑_μ^ρ▒τ tanpa adanya pelajaran kepribadian. Betapa hancurnya kepribadian di Indonesia hingga para pejabatnya harus ke Yunani untuk belajar kepribadian.
Pendidikan pun menjadi bahan yang mahal ketika kita membicarakannya dalam perspektif di atas. Ketika para anak yang memiliki kemampuan namun disiakan. Ketika para anak memiliki kepribadian yang tidak bisa diubah. Pendidikan adalah senjata pertama dan senjata pamungkas. Mengapa? Karena pendidikan adalah kumpulan berbagai ilmu pengetahuan, science, pseudo-science, agama, budaya, estetika, etika, hukum, dan kekuatan yang mampu mengubah sebuah batu keras hanya dengan tetesan-tetesan kecilnya. Pendidikan adalah suatu keharusan bagi anak untuk mengembangkan apa yang mereka miliki. Kemampuan dan kepribadian juga memiliki obligasi pendidikan untuk dikembangkan. Tanpanya, kemampuan dan kepribadian anak akan menjadi sesuatu yang tidak pantas, entah spontan saat itu atau kelak muncul di kemudian hari.
Pendidikan atau yang biasa oleh anak International Class Program sebut sebagai education merupakan bahasan dengan ruang lingkup yang besar. Mahasiswa UNM, Unhas, UIN, Unismuh, UIT, dan semua mahasiswa yang pernah melakukan aksi di jalanan sudah terlalu sering menyebut-nyebut pendidikan di mulutnya. Education for all yang selalu dijanjikan pemerintah menjadi boomerang bagi mereka. Education for all yang seharusnya dirasakan oleh seluruh warga Indonesia justru menjadi benda yang mahal di negeri ini. Sebuah perspektif oposisi atau perspektif mahasiswa aksi selalu menganggap bahwa pendidikan di negeri ini adalah pendidikan komersil yang mahalnya bukan main. Mulai dari BP3 tempo dulu, hingga SPP zaman ini selalu menjadi bahan aksi mahasiswa. Namun apakah ruang lingkup pendidikan yang sebegitu besarnya hanya diparameteri oleh sebuah harga? Pemikiran yang cukup dangkal ketika pejabat, mahasiswa, dan para staf pengajar menilai sebuah pendidikan dalam suatu harga. Atau peribahasa “tuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina” sudah tidak berlaku lagi?
Anak yang merupakan tunas kehidupan negeri ini adalah satu dari sekian banyak yang harus dijamah oleh pendidikan, mulai dari yang formal hingga non-formal. Kemampuan tiap anak pun berbeda seperti biodiversity dalam pembahasan biologi. Namun korelasi antara pendidikan dan kemampuan tiap anak justru tidak kelihatan. Sebuah kewajiban pendidikan yang memanusiakan manusia semakin menjadi fatamorgana dalam konkritnya kehidupan. Anak yang haus akan ilmu yang seharusnya dididik hingga memperoleh pendidikan justru kehilangan arah. Anak yang tadinya haus ilmu menjadi anak yang alergi dan phobia terhadap ilmu. Entah siapa yang harus bertanggung jawab atas semua peliknya permasalahan ini.
Kemampuan tiap anak yang seharusnya dikembangkan justru tertidur dan tersalurkan dalam bentuk yang salah. Mungkin sudah menjadi makan siang kita, berita mengenai anak SMU yang melakukan praktikum reproduksi sebelum nikah. Atau para Chris John masa depan yang justru berantem karena soal sepele. Di sinilah seyogyanya pendidikan dipergunakan. Pendidikan adalah alat yang tidak hanya mengajarkan 1+1 kepada anak, namun juga merupakan alat pengembang kemampuan anak. Betapa sia-sianya ketika bakat alami anak justru menjadi senjata bunuh diri yang merusak diri dan bangsanya. Pendidikan bukanlah seperti lilin yang menghabisi dirinya karena cahayanya, namun seperti matahari yang tidak pernah padam demi bumi ini. Ketika anak memiliki kemampuan, maka pendidikanlah pengembangnya. Dengan berbagai cara dan formalitas, sebagai contoh mengenai anak SMU tadi. Mereka tahu melakukan kopulasi namun tidak mengerti ketika dijelaskan oleh gurunya. Bisa jadi karena cara penyampaian yang salah, atau memang ada hal yang kurang dari sistem pendidikan.
Kepribadian anak pun merupakan suatu hal yang memerlukan pendidikan. Contoh yang benar-benar nyata adalah para pejabat yang sekolahnya hingga ke luar negeri namun kepribadiannya hanya menjadi tikus dengan setelan jas di atas kursi empuk. Mereka hanya berguru namun tidak dididik menjadi pribadi yang mapan. Mereka hanya menilai ilmu sebagai sebuah rumus ϑe^(-iωt)°δ∑_μ^ρ▒τ tanpa adanya pelajaran kepribadian. Betapa hancurnya kepribadian di Indonesia hingga para pejabatnya harus ke Yunani untuk belajar kepribadian.
Pendidikan pun menjadi bahan yang mahal ketika kita membicarakannya dalam perspektif di atas. Ketika para anak yang memiliki kemampuan namun disiakan. Ketika para anak memiliki kepribadian yang tidak bisa diubah. Pendidikan adalah senjata pertama dan senjata pamungkas. Mengapa? Karena pendidikan adalah kumpulan berbagai ilmu pengetahuan, science, pseudo-science, agama, budaya, estetika, etika, hukum, dan kekuatan yang mampu mengubah sebuah batu keras hanya dengan tetesan-tetesan kecilnya. Pendidikan adalah suatu keharusan bagi anak untuk mengembangkan apa yang mereka miliki. Kemampuan dan kepribadian juga memiliki obligasi pendidikan untuk dikembangkan. Tanpanya, kemampuan dan kepribadian anak akan menjadi sesuatu yang tidak pantas, entah spontan saat itu atau kelak muncul di kemudian hari.
Aku Bukan Fiksi
Di depan sebuah pintu aku terdiam. Aku seakan tidak punya tenaga untuk membuka pintu kamarku sendiri. Akhirnya aku hanya bisa bersandar di daun pintu kamarku. Aku kemudian mencoba mengingat kembali siapa diriku sebenarnya.
Aku adalah seorang mahasiswa yang telah melalui hampir semua jalan dalam kehidupan. Aku seorang aktivis kampus, kutu buku, seorang senior yang tidak beda dengan senior lainnya. Aku mengerti akan keadaan si kutu buku yang terus tertekan dengan semua tugas-tugas perkuliahan. Aku mengerti dengan keadaan si pujangga cinta yang terus mengarungi kisah percintaannya selama kuliah. Aku aktif dalam acara tawuran yang seakan menjadi rutinitas di kampusku. Aku mengerti dengan sang penegak hak mahasiswa yang terus berteriak tak kenal lelah demi turunnya biaya perkuliahan. Bahkan aku mengerti keadaan para mahasiswa yang merelakan kehormatannya demi mereka yang tak ingin ditinggalkan oleh yang mereka sayang.
Sedikit bercerita, aku adalah seorang mahasiswa yang benar-benar senior. Usiaku sekitar 24 tahun, tidak terlalu mengherankan untuk mahasiswa yang telah menjalani studi sekitar tiga belas semester. Akhir-akhir ini terasa mencekam, kredit-kredit masih banyak yang menunggu. Entah siapa yang salah, yang pasti bukan karena aku yang bodoh.
Selama di SMA, aku adalah the big ten dari sekolah non-unggulan. Aku cukup bangga dengan hal tersebut. Bahkan saat SD hingga SMP aku terus menjadi tiga besar di sekolahku. Salah satu yang menjadi kebanggaanku adalah keaktifanku dalam lomba-lomba selama sekolah. Akulah yang paling aktif selama proses belajar-mengajar. Namun sebuah ironi di dunia pendidikan, aku meraih juara yang lebih banyak ketika SMP saat peringkatku justru menurun. Aku menjadi juara pada lomba-lomba selama SMP. Dan yang termasuk hebat adalah saat UAN, aku lulus dengan peringkat terbaik di sekolahku.
Aku terus mencoba menggali masa laluku. Kubaringkan tubuhku yang lelah dikamarku. Sebuah kamar yang kujadikan pelindung hujan dan panas selama kuliah. Sambil tertawa kecil, aku berpikir betapa hebatnya prestasiku selama SD dan SMP.
Kehidupanku berubah saat memasuki SMA, aku mulai benar-benar merasakan ironi. Aku lolos dalam olimpiade sains biologi hingga tingkat provinsi dengan poin yang menjanjikan. Itu adalah prestasi tertinggi yang pernah kuraih. Aku juga telah mencapai tiga besar lomba pidato bahasa inggris tingkat provinsi dan lomba debat tingkat provinsi. Namun kenyataannya, keberhasilan prestisius itu tidak berguna bagi nilai-nilai mata pelajaran di sekolahku. Aku akhirnya hanya bermain dalam sepuluh besar selama SMA.
Aku terus aktif dalam kegiatan OSIS selama SMA. Tidak ada satu pun rapat dan sidang yang kulewatkan. Padahal posisiku hanyalah anggota seksi, tapi aku merasa bertanggung jawab untuk terus aktif dalam organisasiku. Di sinilah aku bertemu dengan pacar pertamaku yang tidak bisa kupertahankan.
Aku tertidur dalam lamunanku. Namun setelah dua jam dalam pulau mimpi, aku terbangun oleh alarm handphone yang terus berbunyi seakan ingin mengingatkan aku tentang kuliah sore ini. Kuliah yang berat karena diadakan pada jam tidur siangku. Tapi aku harus tetap mengendarai motorku ke kampus walaupun dalam keadaan malas. Di jalan, handphone dalam kemejaku berbunyi, sepertinya sebuah pesan singkat. Aku kemudian membaca sms yang ternyata dari pacarku sambil mengendarai motor. Katanya ada yang penting yang ingin dia katakan. Aku kemudian menancap gas motorku demi gadis yang telah berpacaran denganku sejak awal kuliah itu.
Aku tiba di kampus yang mulai sepi. Dalam kelas hanya ada pacarku dan sebagian temanku yang kutu buku. Kami mulai pembicaraan kami dengan sedikit berbisik, itu yang diminta pacarku. Dia mengatakan bahwa dia sudah telat menstruasi selama tiga bulan. Dunia seakan runtuh, aku terus memintanya untuk tidak bercanda mengenai hal yang seperti itu. Kemudian dia menunjukkan tes kehamilan dengan dua garis merah kepadaku. Sepertinya aku melakukan fertilisasi saat making love dengan pacarku. Kulalui kuliah sore ini dengan perasaan yang aneh. Padahal kami melakukan ML karena rasa sayang kami. Dia memberi segalanya agar aku tidak meninggalkannya. Tapi kenapa sepertinya ada hal yang menakutkan di hadapanku saat ini.
Aku pulang dengan segera saat mata kuliah membosankan itu selesai. Tidak seperti hari-hari lainnya, kali ini aku tidak pulang dengan pacarku. Aku butuh udara yang lebih banyak, dadaku sepertinya sesak dengan kejadian sebelum mata kuliah tadi. Aku melaju kencang entah ke mana, hatiku hanya ingin pergi jauh dari masalah baru ini. Tiba-tiba motorku menabrak mobil yang berlawanan arah. Semuanya pun mulai gelap.
Aku terbangun di rumah sakit. Di sampingku kananku ada pacarku, dan teman dekatku yang selalu menemaniku memukuli orang lain. Mereka adalah batu karang yang pemberani, seorang ksatria yang tidak takut apapun. Sejenak aku sadar bahwa di samping kiriku ada teman-temanku para aktivis kampus yang selalu menemaniku berteriak kepada birokrasi akan semua kebijakan mereka. Dan ada beberapa kutu buku yang biasa menemaniku belajar. Semuanya datang menjengukku.
Aku teringat kembali akan kebengisanku sebagai senior yang memukuli dan menindas juniorku serta orang-orang yang tidak kusukai. Aku dengan mudahnya memainkan peran sebagai puncak piramida kesenioritasan. Aku juga ingat saat kami membakar gedung kampus sebagai wujud protes kami terhadap birokrasi. Aku dengan bangganya mengatasnamakan penolakan terhadap penindasan terhadap tingkah kami yang menindas infrastruktur kampus. Aku bahkan berani menungkapkan rasa sayangku lewat nafsu. Aku yang seharusnya telah lulus sebagai wisudawan terbaik justru jatuh dalam lingkaran setan yang kubuat sendiri.
Aku berpikir seandainya semua bisa terulang. Seandainya aku tidak bertingkah sebagai senior yang gila hormat, mungkin saja sekarang aku telah mendapatkan pekerjaan yang membanggakan. Aku berpikir seandainya saja aku lebih menghormati pemimpin, mungkin saja sekarang aku telah menjadi salah seorang wisudawan terbaik di universitasku. Dan andai saja aku tidak lancang mengatasnamakan cinta untuk melampiaskan nafsuku, mungkin saja orang yang kusayangi tidak akan menangisi semuanya.
Penyesalan selalu datang belakangan. Banyak teman-teman kita yang merasakan hal yang lebih buruk lagi. Mereka terjerumus dalam gaya hidup kampus yang salah. Mereka bahkan menjadi pengedar, pembunuh, dan sebagainya. Aku yang kuceritakan mungkin saja bukan fiksi. Aku bahkan sudah banyak dalam kehidupan dan semoga tidak menjadi diri kita.
Aku adalah seorang mahasiswa yang telah melalui hampir semua jalan dalam kehidupan. Aku seorang aktivis kampus, kutu buku, seorang senior yang tidak beda dengan senior lainnya. Aku mengerti akan keadaan si kutu buku yang terus tertekan dengan semua tugas-tugas perkuliahan. Aku mengerti dengan keadaan si pujangga cinta yang terus mengarungi kisah percintaannya selama kuliah. Aku aktif dalam acara tawuran yang seakan menjadi rutinitas di kampusku. Aku mengerti dengan sang penegak hak mahasiswa yang terus berteriak tak kenal lelah demi turunnya biaya perkuliahan. Bahkan aku mengerti keadaan para mahasiswa yang merelakan kehormatannya demi mereka yang tak ingin ditinggalkan oleh yang mereka sayang.
Sedikit bercerita, aku adalah seorang mahasiswa yang benar-benar senior. Usiaku sekitar 24 tahun, tidak terlalu mengherankan untuk mahasiswa yang telah menjalani studi sekitar tiga belas semester. Akhir-akhir ini terasa mencekam, kredit-kredit masih banyak yang menunggu. Entah siapa yang salah, yang pasti bukan karena aku yang bodoh.
Selama di SMA, aku adalah the big ten dari sekolah non-unggulan. Aku cukup bangga dengan hal tersebut. Bahkan saat SD hingga SMP aku terus menjadi tiga besar di sekolahku. Salah satu yang menjadi kebanggaanku adalah keaktifanku dalam lomba-lomba selama sekolah. Akulah yang paling aktif selama proses belajar-mengajar. Namun sebuah ironi di dunia pendidikan, aku meraih juara yang lebih banyak ketika SMP saat peringkatku justru menurun. Aku menjadi juara pada lomba-lomba selama SMP. Dan yang termasuk hebat adalah saat UAN, aku lulus dengan peringkat terbaik di sekolahku.
Aku terus mencoba menggali masa laluku. Kubaringkan tubuhku yang lelah dikamarku. Sebuah kamar yang kujadikan pelindung hujan dan panas selama kuliah. Sambil tertawa kecil, aku berpikir betapa hebatnya prestasiku selama SD dan SMP.
Kehidupanku berubah saat memasuki SMA, aku mulai benar-benar merasakan ironi. Aku lolos dalam olimpiade sains biologi hingga tingkat provinsi dengan poin yang menjanjikan. Itu adalah prestasi tertinggi yang pernah kuraih. Aku juga telah mencapai tiga besar lomba pidato bahasa inggris tingkat provinsi dan lomba debat tingkat provinsi. Namun kenyataannya, keberhasilan prestisius itu tidak berguna bagi nilai-nilai mata pelajaran di sekolahku. Aku akhirnya hanya bermain dalam sepuluh besar selama SMA.
Aku terus aktif dalam kegiatan OSIS selama SMA. Tidak ada satu pun rapat dan sidang yang kulewatkan. Padahal posisiku hanyalah anggota seksi, tapi aku merasa bertanggung jawab untuk terus aktif dalam organisasiku. Di sinilah aku bertemu dengan pacar pertamaku yang tidak bisa kupertahankan.
Aku tertidur dalam lamunanku. Namun setelah dua jam dalam pulau mimpi, aku terbangun oleh alarm handphone yang terus berbunyi seakan ingin mengingatkan aku tentang kuliah sore ini. Kuliah yang berat karena diadakan pada jam tidur siangku. Tapi aku harus tetap mengendarai motorku ke kampus walaupun dalam keadaan malas. Di jalan, handphone dalam kemejaku berbunyi, sepertinya sebuah pesan singkat. Aku kemudian membaca sms yang ternyata dari pacarku sambil mengendarai motor. Katanya ada yang penting yang ingin dia katakan. Aku kemudian menancap gas motorku demi gadis yang telah berpacaran denganku sejak awal kuliah itu.
Aku tiba di kampus yang mulai sepi. Dalam kelas hanya ada pacarku dan sebagian temanku yang kutu buku. Kami mulai pembicaraan kami dengan sedikit berbisik, itu yang diminta pacarku. Dia mengatakan bahwa dia sudah telat menstruasi selama tiga bulan. Dunia seakan runtuh, aku terus memintanya untuk tidak bercanda mengenai hal yang seperti itu. Kemudian dia menunjukkan tes kehamilan dengan dua garis merah kepadaku. Sepertinya aku melakukan fertilisasi saat making love dengan pacarku. Kulalui kuliah sore ini dengan perasaan yang aneh. Padahal kami melakukan ML karena rasa sayang kami. Dia memberi segalanya agar aku tidak meninggalkannya. Tapi kenapa sepertinya ada hal yang menakutkan di hadapanku saat ini.
Aku pulang dengan segera saat mata kuliah membosankan itu selesai. Tidak seperti hari-hari lainnya, kali ini aku tidak pulang dengan pacarku. Aku butuh udara yang lebih banyak, dadaku sepertinya sesak dengan kejadian sebelum mata kuliah tadi. Aku melaju kencang entah ke mana, hatiku hanya ingin pergi jauh dari masalah baru ini. Tiba-tiba motorku menabrak mobil yang berlawanan arah. Semuanya pun mulai gelap.
Aku terbangun di rumah sakit. Di sampingku kananku ada pacarku, dan teman dekatku yang selalu menemaniku memukuli orang lain. Mereka adalah batu karang yang pemberani, seorang ksatria yang tidak takut apapun. Sejenak aku sadar bahwa di samping kiriku ada teman-temanku para aktivis kampus yang selalu menemaniku berteriak kepada birokrasi akan semua kebijakan mereka. Dan ada beberapa kutu buku yang biasa menemaniku belajar. Semuanya datang menjengukku.
Aku teringat kembali akan kebengisanku sebagai senior yang memukuli dan menindas juniorku serta orang-orang yang tidak kusukai. Aku dengan mudahnya memainkan peran sebagai puncak piramida kesenioritasan. Aku juga ingat saat kami membakar gedung kampus sebagai wujud protes kami terhadap birokrasi. Aku dengan bangganya mengatasnamakan penolakan terhadap penindasan terhadap tingkah kami yang menindas infrastruktur kampus. Aku bahkan berani menungkapkan rasa sayangku lewat nafsu. Aku yang seharusnya telah lulus sebagai wisudawan terbaik justru jatuh dalam lingkaran setan yang kubuat sendiri.
Aku berpikir seandainya semua bisa terulang. Seandainya aku tidak bertingkah sebagai senior yang gila hormat, mungkin saja sekarang aku telah mendapatkan pekerjaan yang membanggakan. Aku berpikir seandainya saja aku lebih menghormati pemimpin, mungkin saja sekarang aku telah menjadi salah seorang wisudawan terbaik di universitasku. Dan andai saja aku tidak lancang mengatasnamakan cinta untuk melampiaskan nafsuku, mungkin saja orang yang kusayangi tidak akan menangisi semuanya.
Penyesalan selalu datang belakangan. Banyak teman-teman kita yang merasakan hal yang lebih buruk lagi. Mereka terjerumus dalam gaya hidup kampus yang salah. Mereka bahkan menjadi pengedar, pembunuh, dan sebagainya. Aku yang kuceritakan mungkin saja bukan fiksi. Aku bahkan sudah banyak dalam kehidupan dan semoga tidak menjadi diri kita.
Cinta dan Waktu
Pada suatu ketika, terdapat sebuah pulau dimana tinggal di dalammnya semua perasaan: Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan, dan yang lainnya, termasuk Cinta. Pada suatu hari diumumkan kepada para perasaan itu bahwa pulau akan tenggelam, maka semua harus dinaikkan ke dalam perahu dan pergi, kecuali Cinta. Cinta adalah satu-satunya yang tinggal. Cinta ingin tetap bertahan hingga pada kesempatan terakhir.
Ketika pulau itu sudah hampir tenggelam, Cinta memutuskan untuk meminta bantuan. Kesempurnaan sedang lewat di hadapan Cinta dengan Perahu yang bagus. Cinta berkata, "Kesempurnaan, bisakah kau membawaku bersamamu?" Kesempurnaan menjawab, "Tidak, terdapat benyak emas dan perak di dalam perahuku. Tidak ada lagi tempat untukmu."
Cinta memutuskan untuk meminta tolong kepada Kesombongan yang juga lewat depannya dengan menggunakan sebuah perahu yang indah. Cinta berkata, "Kesombongan, tolong bantulah aku! Aku tidak bisa membantumu, Cinta. Karena seluruh tubuhmu basah dan bisa jadi akan membuat perahuku rusak," jawab Kesombongan.
Kesedihan mendekat lalu Cinta memohon, "Kesedihan izinkan aku pergi bersamamu." Kesedihan berkata, "Oh... Cinta, aku turut bersedih tapi aku sedang membutuhkan diriku sendiri!" Kebahagiaan juga melintas di hadapan Cinta, akan tetapi dia sangat bahagia sehingga dia tidak mendengar panggilan Cinta.
Tiba-tiba ada sebuah suara, "Kemarilah Cinta, aku akan membawamu." Dia nampak lebih tua. Karena saking gembiranya, Cinta lupa bertanya kepada orang tua itu dari mana dia datang. Ketika mereka sampai di daratan, lelaki tua itu oergi dengan sendirinya. Menyadari betapa dia telah berhutang banyak kepada lelaki tua tersebut, cinta bertanya kepada Pengetahuan dan orang tua lain, "Siapakah yang telah menolongkui?" "Dia adalah Waktu," jawab Pengetahuan.
"Waktu?" Tanya Cinta, "Tapi kenapa Waktu mau menolongku?" Dengan penuh kebijaksanaan, Pengetahuan tersenyum lalu menjawab, "Karena hanya Waktu yang mampu memahami betapa berharganya Cinta."
Ketika pulau itu sudah hampir tenggelam, Cinta memutuskan untuk meminta bantuan. Kesempurnaan sedang lewat di hadapan Cinta dengan Perahu yang bagus. Cinta berkata, "Kesempurnaan, bisakah kau membawaku bersamamu?" Kesempurnaan menjawab, "Tidak, terdapat benyak emas dan perak di dalam perahuku. Tidak ada lagi tempat untukmu."
Cinta memutuskan untuk meminta tolong kepada Kesombongan yang juga lewat depannya dengan menggunakan sebuah perahu yang indah. Cinta berkata, "Kesombongan, tolong bantulah aku! Aku tidak bisa membantumu, Cinta. Karena seluruh tubuhmu basah dan bisa jadi akan membuat perahuku rusak," jawab Kesombongan.
Kesedihan mendekat lalu Cinta memohon, "Kesedihan izinkan aku pergi bersamamu." Kesedihan berkata, "Oh... Cinta, aku turut bersedih tapi aku sedang membutuhkan diriku sendiri!" Kebahagiaan juga melintas di hadapan Cinta, akan tetapi dia sangat bahagia sehingga dia tidak mendengar panggilan Cinta.
Tiba-tiba ada sebuah suara, "Kemarilah Cinta, aku akan membawamu." Dia nampak lebih tua. Karena saking gembiranya, Cinta lupa bertanya kepada orang tua itu dari mana dia datang. Ketika mereka sampai di daratan, lelaki tua itu oergi dengan sendirinya. Menyadari betapa dia telah berhutang banyak kepada lelaki tua tersebut, cinta bertanya kepada Pengetahuan dan orang tua lain, "Siapakah yang telah menolongkui?" "Dia adalah Waktu," jawab Pengetahuan.
"Waktu?" Tanya Cinta, "Tapi kenapa Waktu mau menolongku?" Dengan penuh kebijaksanaan, Pengetahuan tersenyum lalu menjawab, "Karena hanya Waktu yang mampu memahami betapa berharganya Cinta."
Jumat, 25 Februari 2011
WWW (Wealth in War in World)
Today, in this WORLD, there are two kind of words which are exist.
The world was crowded with the kind of human that always looking for WEALTH.
But this world blown by WAR which ask for blood every second.
Now what our effort to get our world from the hand of destroyer?
We just can sit for hours to watch television, and do nothing.
Our sleep is easy, but our neighbor's sleep is in nightmare.
We are Homo socialis which always give a hand for helping our race.
But now, we are Homo soliteris and the WWW (Wealth in War in World)
The world was crowded with the kind of human that always looking for WEALTH.
But this world blown by WAR which ask for blood every second.
Now what our effort to get our world from the hand of destroyer?
We just can sit for hours to watch television, and do nothing.
Our sleep is easy, but our neighbor's sleep is in nightmare.
We are Homo socialis which always give a hand for helping our race.
But now, we are Homo soliteris and the WWW (Wealth in War in World)
Kamis, 24 Februari 2011
KISAH NYATA: Pengemis dan Orang Kaya/Miskin
anak-anak seperti itu, kalau diberi uang akan menjadi-jadi. besok datang lagi dengan jumlah yang lebih banyak... pasti ada yang mengkoordinir!
Bagaimana mungkin dunia menjadi lebih indah, jika tiap diberi kesempatan beramal kita justru menjadi skeptis dengan keadaan mereka?
Seorang pengemis datang kepada seorang kaya yang sedang berjalan-jalan di sekitar tempat kerjanya. Sang pengemis berkata, "Pak, uangnya pak, biar bisa makan..."
Tapi apa yang dijawabkan oleh sang kaya?
"Tidak ada..."
Betapa miskinnya sang kaya sehingga untuk memberi makan si pengemis saja tidak punya.
Apa yang dibutuhkan oleh dunia saat ini?
Apakah skeptis?
Bagaimana mungkin dunia menjadi lebih indah, jika tiap diberi kesempatan beramal kita justru menjadi skeptis dengan keadaan mereka?
Seorang pengemis datang kepada seorang kaya yang sedang berjalan-jalan di sekitar tempat kerjanya. Sang pengemis berkata, "Pak, uangnya pak, biar bisa makan..."
Tapi apa yang dijawabkan oleh sang kaya?
"Tidak ada..."
Betapa miskinnya sang kaya sehingga untuk memberi makan si pengemis saja tidak punya.
Apa yang dibutuhkan oleh dunia saat ini?
Apakah skeptis?
Rabu, 23 Februari 2011
KISAH NYATA: Selalu Ada Sisi Positif dari Kegagalan
Semua orang pasti pernah gagal.
Lalu apa yang membedakan orang sukses dengan yang tidak?
Orang-orang sukses adalah orang yang bisa mengambil sebanyak mungkin sisi positif dari sebuah kegagalan.
Orang-orang sukses melihat hambatan sebagai tantangan, yang bisa memperkuat jati dirinya.
Thomas Alva Edison menganggap ribuan percobaan yang dialaminya hanya sebagai sebuah proses, bukan kegagalan. Demikian juga Abraham Lincoln, Michael Jordan, dll.
"Kegagalan bukan berarti Tuhan sudah meninggalkan Anda. Dia mempunyai rencana yang lebih baik."
Dr. Robert Schuller
"Jika suatu hal gagal meskipun telah direncanakan dengan hati-hati, diatur dengan hati-hati, dan dilaksanakan dengan kesadaran penuh, kegagalan itu seringkali memperlihatkan sesuatu yang tidak terlihat, yaitu kesempatan."
Peter Drucker
“Saya tidak pernah gagal dalam ujian, saya hanya menemukan 100 cara yang salah."
Benjamin Franklin
Gagal terkadang memberikan sesuatu yang lebih baik
Dalam beberapa kasus, bahkan kegagalan justru memberikan hasil yang lebih baik.
Lihat kisah Christopher Columbus, penjelajah Spanyol yang mengarungi samudera menuju India ternyata nyasar ke Amerika. Dari kegagalan ini justru Eropa mengenal benua baru dan tercipta sejarah baru yang pengaruhnya kita rasakan hingga saat ini.
Mungkin kisah Frank Slazak ini akan memberi Anda inspirasi:
Frank Slazak mempunyai mimpi terbang keluar angkasa. Tetapi ia tidak memiliki apa yang dibutuhkan. Ia tidak memiliki gelar, dan bukan seorang pilot.
Namun, sesuatu pun terjadilah. Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan pesawat ulang-alik dan warga itu adalah seorang guru. Frank adalah warga biasa dan seorang guru. Hari itu juga ia mengirimkan surat lamaran ke Washington.
Setiap hari ia melongok kotak pos, sampai akhirnya amplop resmi berlogo NASA datang. Doanya terkabulkan!
Ia lolos penyisihan pertama. Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impiannya semakin dekat. Frank menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.
Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini ia menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ? Tuhan, biarlah diriku yang terpilih!
Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih seorang guru perempuan untuk terbang dengan pesawat ulang alik. Impian hidupnya hancur. Ia mengalami depresi. Rasa percaya dirinya lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaan.
Selasa, 28 Januari 1986, Frank pergi melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, ia menantang impiannya untuk terakhir kali.
"Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku?" doa Salazak.
Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaannya dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.
sumber: Vambuzhers Team (Facebook)
Lalu apa yang membedakan orang sukses dengan yang tidak?
Orang-orang sukses adalah orang yang bisa mengambil sebanyak mungkin sisi positif dari sebuah kegagalan.
Orang-orang sukses melihat hambatan sebagai tantangan, yang bisa memperkuat jati dirinya.
Thomas Alva Edison menganggap ribuan percobaan yang dialaminya hanya sebagai sebuah proses, bukan kegagalan. Demikian juga Abraham Lincoln, Michael Jordan, dll.
"Kegagalan bukan berarti Tuhan sudah meninggalkan Anda. Dia mempunyai rencana yang lebih baik."
Dr. Robert Schuller
"Jika suatu hal gagal meskipun telah direncanakan dengan hati-hati, diatur dengan hati-hati, dan dilaksanakan dengan kesadaran penuh, kegagalan itu seringkali memperlihatkan sesuatu yang tidak terlihat, yaitu kesempatan."
Peter Drucker
“Saya tidak pernah gagal dalam ujian, saya hanya menemukan 100 cara yang salah."
Benjamin Franklin
Gagal terkadang memberikan sesuatu yang lebih baik
Dalam beberapa kasus, bahkan kegagalan justru memberikan hasil yang lebih baik.
Lihat kisah Christopher Columbus, penjelajah Spanyol yang mengarungi samudera menuju India ternyata nyasar ke Amerika. Dari kegagalan ini justru Eropa mengenal benua baru dan tercipta sejarah baru yang pengaruhnya kita rasakan hingga saat ini.
Mungkin kisah Frank Slazak ini akan memberi Anda inspirasi:
Frank Slazak mempunyai mimpi terbang keluar angkasa. Tetapi ia tidak memiliki apa yang dibutuhkan. Ia tidak memiliki gelar, dan bukan seorang pilot.
Namun, sesuatu pun terjadilah. Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan pesawat ulang-alik dan warga itu adalah seorang guru. Frank adalah warga biasa dan seorang guru. Hari itu juga ia mengirimkan surat lamaran ke Washington.
Setiap hari ia melongok kotak pos, sampai akhirnya amplop resmi berlogo NASA datang. Doanya terkabulkan!
Ia lolos penyisihan pertama. Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impiannya semakin dekat. Frank menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.
Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini ia menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ? Tuhan, biarlah diriku yang terpilih!
Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih seorang guru perempuan untuk terbang dengan pesawat ulang alik. Impian hidupnya hancur. Ia mengalami depresi. Rasa percaya dirinya lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaan.
Selasa, 28 Januari 1986, Frank pergi melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, ia menantang impiannya untuk terakhir kali.
"Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku?" doa Salazak.
Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaannya dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.
sumber: Vambuzhers Team (Facebook)
Selasa, 22 Februari 2011
KEPRIBADIAN (sulappa' appa')
Di Sulawesi, terdapat filosofi Sulappa' Appa' atau segi empat.
Kepribadian jika dilihat dari sulappa' appa' bisa kita nilai dari urutan lahir kita.
Menurut Sulappa'Appa' (Bugis: Segi empat)
Anak Pertama (TANAH)
1. Egois
2. Paling senang memerintah
3. Penyayang kalau punya mau
4. Sulit menjaga uang
5. Rangking bagus
6. Kepemimpinan yang baik
7. Perfeksionis
8. Bertanggung jawab
9. Menjadi ter- (entah terbaik atau justru terburuk)
10. Toleransi
Anak kedua (AIR)
1. Penurut
2. Tidak banyak bicara
3. Tidak rewel soal uang
4. Mudah bergaul
5. Pilih-pilih teman
6. Mampu menyesuaikan diri
7. Pendiam tapi berisi
8. Kadang cerewet
Anak ketiga (API)
1. Membuat masalah
2. Pemberani
3. Pengganggu
4. Rese'
5. Semangat
6. Langsung diam jika punya salah
7. Pemarah
8. Boros
9. Pandai membuka komunikasi
Anak keempat (ANGIN)
1. Manja
2. Lalot
3. Terlindungi, sehingga selalu merasa aman
4. Rese'
5. Rajin menabung (kadang pelit)
6. Mau-maunya (berhembus tanpa arah)
7. Marah tanpa alasan
8. Suka ngambek
Sumber: Dg. Roni (UKM Seni UNM)
Kepribadian jika dilihat dari sulappa' appa' bisa kita nilai dari urutan lahir kita.
Menurut Sulappa'Appa' (Bugis: Segi empat)
Anak Pertama (TANAH)
1. Egois
2. Paling senang memerintah
3. Penyayang kalau punya mau
4. Sulit menjaga uang
5. Rangking bagus
6. Kepemimpinan yang baik
7. Perfeksionis
8. Bertanggung jawab
9. Menjadi ter- (entah terbaik atau justru terburuk)
10. Toleransi
Anak kedua (AIR)
1. Penurut
2. Tidak banyak bicara
3. Tidak rewel soal uang
4. Mudah bergaul
5. Pilih-pilih teman
6. Mampu menyesuaikan diri
7. Pendiam tapi berisi
8. Kadang cerewet
Anak ketiga (API)
1. Membuat masalah
2. Pemberani
3. Pengganggu
4. Rese'
5. Semangat
6. Langsung diam jika punya salah
7. Pemarah
8. Boros
9. Pandai membuka komunikasi
Anak keempat (ANGIN)
1. Manja
2. Lalot
3. Terlindungi, sehingga selalu merasa aman
4. Rese'
5. Rajin menabung (kadang pelit)
6. Mau-maunya (berhembus tanpa arah)
7. Marah tanpa alasan
8. Suka ngambek
Sumber: Dg. Roni (UKM Seni UNM)
Rabu, 09 Februari 2011
PEKERJA PANGGUNG dan PEMAIN PANGGUNG
saya seorang pemain panggung, butuh panggung yang perfect untuk penampilan saya yang perfect.
saya seorang pekerja panggung, memberi media terbaik bagi penampilan yang terbaik
saya tidak perlu jadi pekerja panggung. buat apa bekerja di backstage? tidak ada ketenaran mengikutinya
Banyak orang yang menjauhi pekerjaan pekerja panggung karena dianggap kurang tenar dan makan banyak tenaga. Padahal sebenarnya terdapat banyak kepuasan di dalamnya.
Saya belum terlalu lama menjadi pemain panggung... dan belum bisa dianggap pro... namun sudah ada pengalaman yang saya dapatkan di dalamnya.
begitupun ketika saya menjadi backstage crew...
sehingga saya mendapatkan sedikit perbedaan dalam dua bidang panggung tersebut...
1. Jantung kru panggung berdetak cepat karena bekerja, sangat jarang karena nervous... tapi jantung pemain panggung berdetak cepat karena nervous.
2. Tuntutan kru panggung adalah memberi media yang terbaik bagi pemain. Tuntutan pemain panggung adalah memberi penampilan terbaik bagi penonton.
3. Kepuasan pemain panggung adalah setelah penampilan mereka tampil dengan baik. Kepuasan kru panggung adalah saat seluruh penampilan berjalan lancar.
saya seorang pekerja panggung, memberi media terbaik bagi penampilan yang terbaik
saya tidak perlu jadi pekerja panggung. buat apa bekerja di backstage? tidak ada ketenaran mengikutinya
Banyak orang yang menjauhi pekerjaan pekerja panggung karena dianggap kurang tenar dan makan banyak tenaga. Padahal sebenarnya terdapat banyak kepuasan di dalamnya.
Saya belum terlalu lama menjadi pemain panggung... dan belum bisa dianggap pro... namun sudah ada pengalaman yang saya dapatkan di dalamnya.
begitupun ketika saya menjadi backstage crew...
sehingga saya mendapatkan sedikit perbedaan dalam dua bidang panggung tersebut...
1. Jantung kru panggung berdetak cepat karena bekerja, sangat jarang karena nervous... tapi jantung pemain panggung berdetak cepat karena nervous.
2. Tuntutan kru panggung adalah memberi media yang terbaik bagi pemain. Tuntutan pemain panggung adalah memberi penampilan terbaik bagi penonton.
3. Kepuasan pemain panggung adalah setelah penampilan mereka tampil dengan baik. Kepuasan kru panggung adalah saat seluruh penampilan berjalan lancar.
Kamis, 03 Februari 2011
KISAH NYATA: Anak dan Ibu
Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan.
Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.
Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang.
Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan.
Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil.
Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.
"Bu, kita sudah sampai", kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.
Si ibu, dengan tatapan penuh kasih berkata:
"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus.
Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.
Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".
Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak.
Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis.
Dia membawa kembali ibunya pulang, dan, merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.
Mungkin cerita di atas hanya dongeng............
Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita di atas.
Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll.
Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jikalau ada waktu saja.
Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula.
Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, di saat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa.
Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.
Sumber: Bagi Info
Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.
Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang.
Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan.
Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil.
Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.
"Bu, kita sudah sampai", kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.
Si ibu, dengan tatapan penuh kasih berkata:
"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus.
Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.
Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".
Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak.
Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis.
Dia membawa kembali ibunya pulang, dan, merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.
Mungkin cerita di atas hanya dongeng............
Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita di atas.
Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll.
Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jikalau ada waktu saja.
Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula.
Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, di saat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa.
Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.
Sumber: Bagi Info
Senin, 13 Desember 2010
CURRICULUM (KURIKULUM)
This posting I wrote after the curriculum class in State University of Makassar.
Bagaimana kita melaksanakan sesuatu dengan baik jika kita melihat sesuatu itu dengan perspektif rendah?
UAN kok jadi permasalahan dalam diskusi tentang KTSP? KTSP kok jadi permasalahan ketika dihadapkan dengan prinsip KTSP itu sendiri? Hal ini disebabkan karena kita semua melihat KTSP itu dari perspektif yang apatis. Cobalah kita melihat KTSP sebagai sesuatu yang baik! Kurikulum-kurikulum sebelumnya telah disempurnakan sebaik mungkin sehingga menghasilkan KTSP. Yang menjadi masalah adalah Human Error itu sendiri. Manusia yang menjadi pelaksana kurikulum justru menjadi problem dalam sistem ini. Sistem organ saja masih bisa rusak, padahal telah dibuat-Nya dengan sempurna. Apalagi dengan sistem kurikulum yang hanya buatan manusia, pasti penuh dengan cela dan celah.
Sekarang yang menjadi pokok permasalahan kita adalah perspektif kita mengenai kurikulum. Kok siswa SMA justru memperhatikan nilai terendah untuk lulus di UAN? Kenapa tidak justru mengatakan "berapa sih nilai tertinggi?" biar ada motivasi lolos, bukan motivasi jatuh atau yang penting lolos.
Walaupun begitu, dengan pendekatan Top Down atau pendekatan Grass Root, mestinya penanggung jawab, pelaksana, serta peserta kurikulum mampu mengembangkan kurikulum menjadi lebih baik. Jangan mau kalah dari Jepang atau Amerika Serikat!
Sorry
عذرا
scusa
申し訳ありません
죄송합니다
извините
désolé
desculpe
抱歉
sentimos
συγνώμη
kalau ada yang salah!!!
Bagaimana kita melaksanakan sesuatu dengan baik jika kita melihat sesuatu itu dengan perspektif rendah?
UAN kok jadi permasalahan dalam diskusi tentang KTSP? KTSP kok jadi permasalahan ketika dihadapkan dengan prinsip KTSP itu sendiri? Hal ini disebabkan karena kita semua melihat KTSP itu dari perspektif yang apatis. Cobalah kita melihat KTSP sebagai sesuatu yang baik! Kurikulum-kurikulum sebelumnya telah disempurnakan sebaik mungkin sehingga menghasilkan KTSP. Yang menjadi masalah adalah Human Error itu sendiri. Manusia yang menjadi pelaksana kurikulum justru menjadi problem dalam sistem ini. Sistem organ saja masih bisa rusak, padahal telah dibuat-Nya dengan sempurna. Apalagi dengan sistem kurikulum yang hanya buatan manusia, pasti penuh dengan cela dan celah.
Sekarang yang menjadi pokok permasalahan kita adalah perspektif kita mengenai kurikulum. Kok siswa SMA justru memperhatikan nilai terendah untuk lulus di UAN? Kenapa tidak justru mengatakan "berapa sih nilai tertinggi?" biar ada motivasi lolos, bukan motivasi jatuh atau yang penting lolos.
Walaupun begitu, dengan pendekatan Top Down atau pendekatan Grass Root, mestinya penanggung jawab, pelaksana, serta peserta kurikulum mampu mengembangkan kurikulum menjadi lebih baik. Jangan mau kalah dari Jepang atau Amerika Serikat!
Sorry
عذرا
scusa
申し訳ありません
죄송합니다
извините
désolé
desculpe
抱歉
sentimos
συγνώμη
kalau ada yang salah!!!
Kamis, 09 Desember 2010
Saraf
Yah,kita lah organisme itU!
Yg bAngGa dgn serebrum,mesenseFaloN,dan serebelum.
Menatap hari dgn sel koNus.
Menerawang malam dgn sel bAsilus.
KokLea kita tak mau kalah dgn menangkap triakan alam.
Sel olfaktori dan papila Kita menangkap stimulus kimia.
Dan jangan tanyakan tentang paCcini,meisSner,rufFini,dan krausSe pada kulit kita.
TUngGu,fEnOtipe kita trkenal lemah.
Adaptasi kita lemah.
Tapi otak kita kuat.
Dgn genOm,kita wariskan kpd generasi kita,
tentang thariq dan cortez,
tentang aristoteles dan plato,
tentang da vinci dan michaelangelo,
tentang ibnu sina dan al khawarizmi,
tentang bill gates,rudy hartoNo,nObunaga,opRah winfrey,galileo galilei,jusuf kalLa,mushashI,gengHis kahn,yesus,karl marx,aBraham lincoln,confucius,umar bin khatTaB,IsaAc newtoN,gajah mada,MuhamMad bin aBdulLah,dan tokoh lain yg smpat terlintas dbenak kita.
Mgkin teori generatio sPoNtanea sudah kita tolak.
Katanya krn biogenesis lebiH scientific!
Tapi dEtik saat kita membAcA skarang,
generatio sPoNtanea kembALi.
JuTaAn sel otak kita mencobA mengIngat info hIdup kita...
Skarang cobA ingat!
LEVER mampu menetralKan raCun!
HEART mampu memberi nuTrisi bAgI otak!
Tapi apa QALBU kita telah netral dan pnuh nuTrisi?
Ileum tetangGa kita mengangGur!
Eksokrin mereka lebiH bAnyak drPd makanan mereka!
KwashIorkor sudah biasa.
Alveolus mereka jd gelembung biasa!
Volume bensin kita lbh bnyk drPd volume udara suplementer mereka tiap brnafas.
Jejenum mereka akhirnya kosong.
Eritrosit mereka trdiam.
Brainstorm mereka menjadi brainDry!
Dan heart,lever,serta qalbu kita hanya akan jadi kata.
The truTh is in yourS!
MemOry pc kita penuh game.
MemOry laptop penuh file.
MemOry handphoNe penuh foto.
MemOry otak pusing memikir memOry pc,laptop,dan handphoNe kita.
Mau diapakan smua paCcini,rufFini,meisSner,dan krause di batang kale?
UntUk peka trhdap panas?DingIn?Tekanan?SntUhan?
Jd dmana saraf PEDULI kita?
Skrang apa saraf itU muncul scAra generatio sPoNtanea?
Now,and never say toMorRow!
Saraf itU lahIrkanlah pada hIpofisis!
Alirkan beserta eritrosit!
Dicerna lambung!
Diserap usus!
Nafaskanlah dia dgn paru-paru!
Rasakan nikmatnya pada papilla lidah!
Dan buat ATP kita mengGerakKan otot!
Make a change.
Seize the day.
LahIrkan saraf PEDULI!
Yg bAngGa dgn serebrum,mesenseFaloN,dan serebelum.
Menatap hari dgn sel koNus.
Menerawang malam dgn sel bAsilus.
KokLea kita tak mau kalah dgn menangkap triakan alam.
Sel olfaktori dan papila Kita menangkap stimulus kimia.
Dan jangan tanyakan tentang paCcini,meisSner,rufFini,dan krausSe pada kulit kita.
TUngGu,fEnOtipe kita trkenal lemah.
Adaptasi kita lemah.
Tapi otak kita kuat.
Dgn genOm,kita wariskan kpd generasi kita,
tentang thariq dan cortez,
tentang aristoteles dan plato,
tentang da vinci dan michaelangelo,
tentang ibnu sina dan al khawarizmi,
tentang bill gates,rudy hartoNo,nObunaga,opRah winfrey,galileo galilei,jusuf kalLa,mushashI,gengHis kahn,yesus,karl marx,aBraham lincoln,confucius,umar bin khatTaB,IsaAc newtoN,gajah mada,MuhamMad bin aBdulLah,dan tokoh lain yg smpat terlintas dbenak kita.
Mgkin teori generatio sPoNtanea sudah kita tolak.
Katanya krn biogenesis lebiH scientific!
Tapi dEtik saat kita membAcA skarang,
generatio sPoNtanea kembALi.
JuTaAn sel otak kita mencobA mengIngat info hIdup kita...
Skarang cobA ingat!
LEVER mampu menetralKan raCun!
HEART mampu memberi nuTrisi bAgI otak!
Tapi apa QALBU kita telah netral dan pnuh nuTrisi?
Ileum tetangGa kita mengangGur!
Eksokrin mereka lebiH bAnyak drPd makanan mereka!
KwashIorkor sudah biasa.
Alveolus mereka jd gelembung biasa!
Volume bensin kita lbh bnyk drPd volume udara suplementer mereka tiap brnafas.
Jejenum mereka akhirnya kosong.
Eritrosit mereka trdiam.
Brainstorm mereka menjadi brainDry!
Dan heart,lever,serta qalbu kita hanya akan jadi kata.
The truTh is in yourS!
MemOry pc kita penuh game.
MemOry laptop penuh file.
MemOry handphoNe penuh foto.
MemOry otak pusing memikir memOry pc,laptop,dan handphoNe kita.
Mau diapakan smua paCcini,rufFini,meisSner,dan krause di batang kale?
UntUk peka trhdap panas?DingIn?Tekanan?SntUhan?
Jd dmana saraf PEDULI kita?
Skrang apa saraf itU muncul scAra generatio sPoNtanea?
Now,and never say toMorRow!
Saraf itU lahIrkanlah pada hIpofisis!
Alirkan beserta eritrosit!
Dicerna lambung!
Diserap usus!
Nafaskanlah dia dgn paru-paru!
Rasakan nikmatnya pada papilla lidah!
Dan buat ATP kita mengGerakKan otot!
Make a change.
Seize the day.
LahIrkan saraf PEDULI!
Kamis, 25 November 2010
KEPRIBADIAN (warna baju favorit)
Oranye. Perpaduan antara warna kuning dan merah ini identik dengan karakter orang yang menyukai tantangan dan senang menjadi pusat perhatian. Apalagi jika dipadankan dengan aksesori yang menarik. Warna cerahnya juga bisa membangkitkan mood Anda.
Merah. Adalah cerminan orang yang tangguh dan mandiri. Selain mewakili keberanian dan kemandirian, merah juga sering diidentikan sebagai warna yang seksi dan menggoda. Perpaduan antara warna kuning dan merah ini identik dengan karakter orang yang menyukai tantangan dan senang menjadi pusat perhatian. Apalagi jika dipadankan dengan aksesori yang menarik. Warna cerahnya juga bisa membangkitkan mood Anda.
Hitam. Ini adalah warna paling gelap dari pakaian wanita. Cocok digunakan bagi Anda yang cenderung ingin tampil ‘aman’ dalam berpenampilan. Karakter misterius biasanya terpancar pada penyuka warna hitam. Namun, selain warna netral, hitam juga sering dipakai untuk mewakili kesan seksi dan elegan.
Putih. Warna satu ini identik dengan suci dan bersih. Putih juga termasuk warna paling aman selain hitam, karena bisa dipadu dengan segala warna. Bila Anda tipikal orang yang penuh pertimbangan, tanpa sadar, pasti Anda akan menyimpan banyak baju putih di lemari Anda.
Hijau. Merupakan warna yang segar dipandang mata karena senada dengan warna alam dan semua yang berbau natural. Penggemar warna ini pasti menyukai hal-hal yang berhubungan dengan alam dan kedamaian.
Kuning. Warna cerah pada baju ini melambangkan kecerdasan dan intelektual seseorang. Kuning juga sering identik dengan kebebasan. Penyuka warna ini biasanya memiliki pribadi yang optimis, tangguh dan tahan banting.
Biru. Mewakili keteduhan dan kenyamanan. Penyuka baju warna biru biasanya sangat menyukai ketenangan. Bila ingin merasa nyaman dan tampil sangat percaya diri, warna biru bisa menjadi pilihan Anda saat berbelanja pakaian di butik atau mall.
Pink. Adalah simbol dari cheerful, girly dan feminin. Jika Anda memakai gaun warna pink, akan mengesankan kelembutan dan mewakili perasaan jatuh cinta yang berbunga-bunga. Tak ada salahnya Anda memakai balutan busana pink lembut saat berkencan atau makan malam dengan si dia.
Merah. Adalah cerminan orang yang tangguh dan mandiri. Selain mewakili keberanian dan kemandirian, merah juga sering diidentikan sebagai warna yang seksi dan menggoda. Perpaduan antara warna kuning dan merah ini identik dengan karakter orang yang menyukai tantangan dan senang menjadi pusat perhatian. Apalagi jika dipadankan dengan aksesori yang menarik. Warna cerahnya juga bisa membangkitkan mood Anda.
Hitam. Ini adalah warna paling gelap dari pakaian wanita. Cocok digunakan bagi Anda yang cenderung ingin tampil ‘aman’ dalam berpenampilan. Karakter misterius biasanya terpancar pada penyuka warna hitam. Namun, selain warna netral, hitam juga sering dipakai untuk mewakili kesan seksi dan elegan.
Putih. Warna satu ini identik dengan suci dan bersih. Putih juga termasuk warna paling aman selain hitam, karena bisa dipadu dengan segala warna. Bila Anda tipikal orang yang penuh pertimbangan, tanpa sadar, pasti Anda akan menyimpan banyak baju putih di lemari Anda.
Hijau. Merupakan warna yang segar dipandang mata karena senada dengan warna alam dan semua yang berbau natural. Penggemar warna ini pasti menyukai hal-hal yang berhubungan dengan alam dan kedamaian.
Kuning. Warna cerah pada baju ini melambangkan kecerdasan dan intelektual seseorang. Kuning juga sering identik dengan kebebasan. Penyuka warna ini biasanya memiliki pribadi yang optimis, tangguh dan tahan banting.
Biru. Mewakili keteduhan dan kenyamanan. Penyuka baju warna biru biasanya sangat menyukai ketenangan. Bila ingin merasa nyaman dan tampil sangat percaya diri, warna biru bisa menjadi pilihan Anda saat berbelanja pakaian di butik atau mall.
Pink. Adalah simbol dari cheerful, girly dan feminin. Jika Anda memakai gaun warna pink, akan mengesankan kelembutan dan mewakili perasaan jatuh cinta yang berbunga-bunga. Tak ada salahnya Anda memakai balutan busana pink lembut saat berkencan atau makan malam dengan si dia.
Rabu, 17 November 2010
25 tanda orang yang jatuh cinta sama kamu...
1. slalu ingin tahu kmana n apa yg sdang kamu llakukan stiap harinya
2. Nelpon n tyuz-tyuzan sms.
3. Ngirim sms sepele keak, "med malam!" or med bubu!"
4. Tau kbiasaan kamu.
5. Always wanna spend his/her time with you.
6. Slalu datang tiap anda butuh, mulai dari hal spele mpe hal yg bner2 sulid!
7. Ingad hari ultah anda n ngucapin slamad <brusaha jadi yg prtama, kalo gak diundang ke pesta yah... ngucapin pertama cukup buat dia>
8. Slalu ingad momen2, n smua waktu yg klean lalui brsama.
9. Ingad apa yang prnah kamu ucapkan padanya!
10. Yang kamu suka adlh yg da suka, gitupun dgn yg loe benci.
11. Jadi yg pling repot jika kamu sakid, mulai daaari nanya kabar, jenguk, mpe jagain kamu!!! <not too sweet> bahkan walaupun itu sakid kecil keak pucing or luka dikit!
12. Gampang pinjamkan uangnya (baca: traktir) dgn alasan apapun, n ngomong, "gak apa..." etc.
13. Kadang da sgat mjengkelkn n memalukn kamu d hdapn teman2 kamu krn ulah norakx, misalnya menulis kata “I Love You!” di tmbok.
14. Da bertindak dgn ksh syg lbih dari CODARA.
15. Pada saad kamu akan ujian, da akan tyuz menyemangati kamu! n pas sblum ujian, da akn sms or nelpon n say, "smangad!" or apalah biar kamu smangad!
16 Da akan nyimpan sms muw <biarpun smsnya dah expired!> n jadikan foto muw sbagai wallpapernya!
17. Kadang da akan gugup dpn kmu!
18. Tp da akan mrasa nyaman dkad muw!
19. Da snang dgn tman yg anda snangi...
20. Da akan mnasehati kalo ada yang slah dari muw!
21. Kalo kamu GAK suka ma dia, da akan mundur perlahan walau PERIH, tapi da akan snang slama kamu trliad snang! <walau perih>
22. Da akan jadi guru yg paling sbar mngajari kamu! biar pun kamu yang paliiing bodo sedunia!
23. Da akan membrikan brang terspesialnya walaupun itu gak berharga2 banget sih buat anda!
24. Da akan tyuz mnunggu muw utk kmbli mnerimanya kalo kamu prnah mnolak cintanya... kamu yg paling brarti bginya!
25. Org yg cinta m kamu g bisa mngetahui alasan knp da cinta kamu... <terlalu bnyak alasan, atau mank cinta doank! I dunno...>
2. Nelpon n tyuz-tyuzan sms.
3. Ngirim sms sepele keak, "med malam!" or med bubu!"
4. Tau kbiasaan kamu.
5. Always wanna spend his/her time with you.
6. Slalu datang tiap anda butuh, mulai dari hal spele mpe hal yg bner2 sulid!
7. Ingad hari ultah anda n ngucapin slamad <brusaha jadi yg prtama, kalo gak diundang ke pesta yah... ngucapin pertama cukup buat dia>
8. Slalu ingad momen2, n smua waktu yg klean lalui brsama.
9. Ingad apa yang prnah kamu ucapkan padanya!
10. Yang kamu suka adlh yg da suka, gitupun dgn yg loe benci.
11. Jadi yg pling repot jika kamu sakid, mulai daaari nanya kabar, jenguk, mpe jagain kamu!!! <not too sweet> bahkan walaupun itu sakid kecil keak pucing or luka dikit!
12. Gampang pinjamkan uangnya (baca: traktir) dgn alasan apapun, n ngomong, "gak apa..." etc.
13. Kadang da sgat mjengkelkn n memalukn kamu d hdapn teman2 kamu krn ulah norakx, misalnya menulis kata “I Love You!” di tmbok.
14. Da bertindak dgn ksh syg lbih dari CODARA.
15. Pada saad kamu akan ujian, da akan tyuz menyemangati kamu! n pas sblum ujian, da akn sms or nelpon n say, "smangad!" or apalah biar kamu smangad!
16 Da akan nyimpan sms muw <biarpun smsnya dah expired!> n jadikan foto muw sbagai wallpapernya!
17. Kadang da akan gugup dpn kmu!
18. Tp da akan mrasa nyaman dkad muw!
19. Da snang dgn tman yg anda snangi...
20. Da akan mnasehati kalo ada yang slah dari muw!
21. Kalo kamu GAK suka ma dia, da akan mundur perlahan walau PERIH, tapi da akan snang slama kamu trliad snang! <walau perih>
22. Da akan jadi guru yg paling sbar mngajari kamu! biar pun kamu yang paliiing bodo sedunia!
23. Da akan membrikan brang terspesialnya walaupun itu gak berharga2 banget sih buat anda!
24. Da akan tyuz mnunggu muw utk kmbli mnerimanya kalo kamu prnah mnolak cintanya... kamu yg paling brarti bginya!
25. Org yg cinta m kamu g bisa mngetahui alasan knp da cinta kamu... <terlalu bnyak alasan, atau mank cinta doank! I dunno...>
Minggu, 07 November 2010
KEPRIBADIAN (kentut)
Berikut beberapa tanda kepribadian berdasarkan KENTUT...
Orang Jujur adalah orang yg mengaku setelah kentut
Orang Gak Jujur adalah orang yg setelah kentut nyalahin orang lain
Orang Bego adalah orang yg selalu menahan kentut berjam-jam lamanya
Orang yg berwawasan adalah orang yang tau kapan waktunya dia harus kentut
Orang Misterius adalah orang yg selalu kentut tapi orang lain ga ada yg tau
Orang yg suka Gugup adalah orang yg tiba-tiba nahan kentut pas dia kentut
Orang yg Percaya diri adalah orang yg yakin kalo kentut-nya wangi
Orang sadis adalah orang yg setelah kentut dibekap pake tangan terus di bekap-in ke orang lain
Orang Pemalu adalah orang yg kentutnya ga bersuara tapi dia suka malu sendiri
Orang Sial adalah orang yg kalo kentut keluar ama xxx nya
Orang Strategic adalah orang yg kentut selalu sambil tertawa terbahak-bahak nutupin suara kentutnya
Orang Pelit adalah orang yg kentutnya di keluarin sedikit-sedikit ampe bunyi tit..tit..tit..
Orang Sombong adalah orang yg suka mencium bau kentut nya sendiri
Orang yg kurang Gaul adalah orang yg klo kentut selalu bersembunyi
Orang Pinter orang yg bisa nandain kentut Orang lain
cobalah nilai diri anda... baru kemudian menilai orang lain... tapi jangan lupa, cuci tangan sebelum tidur!
Orang Jujur adalah orang yg mengaku setelah kentut
Orang Gak Jujur adalah orang yg setelah kentut nyalahin orang lain
Orang Bego adalah orang yg selalu menahan kentut berjam-jam lamanya
Orang yg berwawasan adalah orang yang tau kapan waktunya dia harus kentut
Orang Misterius adalah orang yg selalu kentut tapi orang lain ga ada yg tau
Orang yg suka Gugup adalah orang yg tiba-tiba nahan kentut pas dia kentut
Orang yg Percaya diri adalah orang yg yakin kalo kentut-nya wangi
Orang sadis adalah orang yg setelah kentut dibekap pake tangan terus di bekap-in ke orang lain
Orang Pemalu adalah orang yg kentutnya ga bersuara tapi dia suka malu sendiri
Orang Sial adalah orang yg kalo kentut keluar ama xxx nya
Orang Strategic adalah orang yg kentut selalu sambil tertawa terbahak-bahak nutupin suara kentutnya
Orang Pelit adalah orang yg kentutnya di keluarin sedikit-sedikit ampe bunyi tit..tit..tit..
Orang Sombong adalah orang yg suka mencium bau kentut nya sendiri
Orang yg kurang Gaul adalah orang yg klo kentut selalu bersembunyi
Orang Pinter orang yg bisa nandain kentut Orang lain
cobalah nilai diri anda... baru kemudian menilai orang lain... tapi jangan lupa, cuci tangan sebelum tidur!
KEPRIBADIAN (warna)
VIVAnews - Gaya bercinta seseorang bisa dipengaruhi berbagai hal. Salah satunya lewat warna. Coba tanya pada pasangan apa warna favoritnya. Jika sudah tahu, Anda bisa menilai bagaimana 'aksi' si dia di tempat tidur lewat warna kesukaannya.
Biru
Penyuka warna biru identik dengan kepribadian yang menyenangkan dalam bercinta, cenderung lembut dan peka terhadap pasangan. Si dia tergolong tipe romantis dan sering melakukan pendekatan dengan cara elegan.
Pasangan juga seorang pencinta sejati, dan menggebu-gebu selama bercinta.
Yang menguntungkan, tipe pria ini senang memberikan aksi foreplay menggairahkan, dan selalu berusaha memuaskan pasangannya.
Cokelat
Cokelat adalah salah satu afrodisiak paling ampuh. Oleh karenanya pria yang menyukai warna cokelat identik dengan seks '24 jam'. Artinya, para penyuka warna ini sangat senang bercinta dalam waktu lama dan intens. Masalahnya, jika sedang emosi atau stres, kondisi ini bisa membuyarkan segalanya
Hitam
Pria penyuka warna hitam cenderung memiliki sifat temperamental. Karena itu, tipe pria ini menyukai seks yang liar. Pasangan tidak pernah khawatir untuk mencoba gaya-gaya bercinta yang baru, bahkan si dia juga tertantang melakukan posisi bercinta yang cukup sulit.
Putih
Pria yang memfavoritkan warna putih sering berpikir seks sebagai sesuatu tabu. Ciuman di depan umum tidak pernah ada dalam kamusnya. Pria tipe ini lebih menyukai bercinta dengan cara konvensional, dan tidak terlalu suka mencoba hal-hal baru. Biasanya, pria penyuka warna putih selalu mandi usai bercinta.
Merah
Si penyuka merah mempunyai selera bercinta seperti harimau lapar, mudah terangsang dan amat menikmati variasi seks dari mulai gaya maupun lokasi. Selama bercinta, si dia cenderung agresif dan suka 'menyerang' lebih dulu.
Hijau
Bagi pria yang menyukai warna ini umumnya mempunyai kepribadian ceria, namun lugu saat bercinta. Tipe pria ini cenderung berlaku sopan di tempat tidur, bahkan terkesan dingin, dan tak bergairah. Uniknya, bagi sebagian wanita tipe ini tetap menarik dan menggairahkan di mata mereka.
Biru
Penyuka warna biru identik dengan kepribadian yang menyenangkan dalam bercinta, cenderung lembut dan peka terhadap pasangan. Si dia tergolong tipe romantis dan sering melakukan pendekatan dengan cara elegan.
Pasangan juga seorang pencinta sejati, dan menggebu-gebu selama bercinta.
Yang menguntungkan, tipe pria ini senang memberikan aksi foreplay menggairahkan, dan selalu berusaha memuaskan pasangannya.
Cokelat
Cokelat adalah salah satu afrodisiak paling ampuh. Oleh karenanya pria yang menyukai warna cokelat identik dengan seks '24 jam'. Artinya, para penyuka warna ini sangat senang bercinta dalam waktu lama dan intens. Masalahnya, jika sedang emosi atau stres, kondisi ini bisa membuyarkan segalanya
Hitam
Pria penyuka warna hitam cenderung memiliki sifat temperamental. Karena itu, tipe pria ini menyukai seks yang liar. Pasangan tidak pernah khawatir untuk mencoba gaya-gaya bercinta yang baru, bahkan si dia juga tertantang melakukan posisi bercinta yang cukup sulit.
Putih
Pria yang memfavoritkan warna putih sering berpikir seks sebagai sesuatu tabu. Ciuman di depan umum tidak pernah ada dalam kamusnya. Pria tipe ini lebih menyukai bercinta dengan cara konvensional, dan tidak terlalu suka mencoba hal-hal baru. Biasanya, pria penyuka warna putih selalu mandi usai bercinta.
Merah
Si penyuka merah mempunyai selera bercinta seperti harimau lapar, mudah terangsang dan amat menikmati variasi seks dari mulai gaya maupun lokasi. Selama bercinta, si dia cenderung agresif dan suka 'menyerang' lebih dulu.
Hijau
Bagi pria yang menyukai warna ini umumnya mempunyai kepribadian ceria, namun lugu saat bercinta. Tipe pria ini cenderung berlaku sopan di tempat tidur, bahkan terkesan dingin, dan tak bergairah. Uniknya, bagi sebagian wanita tipe ini tetap menarik dan menggairahkan di mata mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)