Senin, 29 Agustus 2011

Some Explanation about Hisab and Rukyat. (1 Syawal yang berbeda)

Kembali 1 Syawal menjadi mendua di negara ini, tanpa menghitung mereka yang "sesat". Kenapa? Karena adanya dua cara berebda dalam menentukan hilal.

RUKYAT:
metode nabi Muhammad SAW dengan melihat anak bulan. Ketika anak bulan tidak dilihatnya, maka digenapkanlah Ramadhan menjadi 30 hari. Namun ketika ada yang siap disumpah atas melihat hilal, maka Nabi memerintahkan Bilal untuk mengumumkannya. Jadi cara ini adalah cara Nabi Muhammad SAW.


HISAB:
sesuai surat Yunus ayat 5. Bahwa matahari itu bersinar (harfiahnya berarti pelita, matahari melakukan fusi) dan bulan itu bercahaya (cermin,, bulan memantulkan) dan telah ditetapkan manzilah (letaknya) untuk menentukan bulan dan waktu. Mereka yang menggunakan cara ini menggunakan ilmu astronomi. Maka cara ini merujuk ke ayat Allah.



pertanyaan:
1. Apakah Nabi tidak mengaplikasikan ayat Allah seperti para pengguna Hisab?
Jawab: nabi Muhammad belum bisa karena belum tahu astronomi. Nabi pernah bahkan bersabda "engkau lebih tahu duniamu" sehingga menunjukkan bahwa dalam ibadah, Nabi tak salah. Tapi hitungan dunia, mungkin kita lebih tahu. 1 Syawal itu hitungan dunia, tapi sholat Iednya yang ibadah.

2. Jadi mana yang salah?
Jawab: tidak ada, karena semuanya punya dalil. Yang salah yang idul fitrinya ikut rukyat, tapi tidak puasa saat orang hisab lagi lebaran.

3. Pesannya?
Jawab: pilih sesuai keyakinan, bukan karena anda Muhammadiyah atau NU!


Saya pribadi memilih cara hisab. Nanti ada waktu, saya update.

Senin, 11 Juli 2011

cannon of animal reproduction

Assalamu alaikum
Lama baru buka blog ini lagi...

Ada buku baru yang sudah saya dan teman-teman tim penulis buat. Judulnya CANNON OF ANIMAL REPRODUCTION.

Tim Penulis:
Anca Made (saya)
Dauz Afdal
Athy Husain
Dillah Halimin
Sari Octovira
Rhya Jaya
Adji Kasmuin

Editor:
Arsad Bahri (dosen)

Layouter:
Anca Made

Cover:
Anca Made

Judul Buku:
CANNON OF ANIMAL REPRODUCTION

Topik:
Reproduksi Hewan

Copyright:
ICP Biology, FMIPA UNM

Rabu, 18 Mei 2011

Indonesia in Jokes

Seorang warga Indonesia meninggal dan karena amal perbuatannya buruk ia
dikirim ke neraka. Disana, ia mendapati neraka itu berbeda-beda bagi tiap
orang sesuai negara asal.

Pertama ia melongok ke neraka orang-orang Inggris dan bertanya kpd
orang-orang di situ : "Kalian dihukum apa disini?".

Orang Inggris menjawab : "Pertama-tama, kita didudukkan di atas kursi
listrik selama satu jam. Lalu didudukan di kursi paku selama satu jam. Lalu
disiram bensin dan disulut api. Setelah itu, setan Inggris muncul dan
mencambuki kita sepanjang sisa hari."

Karena terdengar tidak menyenangkan, si orang Indonesia menuju ke neraka
lain.

Ia lalu melihat-lihat bagaimana keadaan neraka Amrik, neraka Jepang, neraka
Rusia dan banyak lagi. Orang Indonesia ini melihat hukuman di neraka
bangsa-bangsa asing itu kurang lebih mirip dengan neraka orang Inggris.

Akhirnya ia tiba di neraka orang Indonesia sendiri, dan melihat antrian yang
puanjaaang, terdiri dari orang berbagai negara, bukan cuma orang Indonesia
saja.

Sambil kebingungan, orang Indonesia ini bertanya kepada yang mengantri :"Apa
yang akan dilakukan di sini?"

Yang ditanya menjawab : "Pertama-tama kita didudukan di kursi listrik selama
satu jam. Lalu didudukkan di kursi paku selama satu jam. Kemudian disiram
dengan bensin dan disulut api. Lalu setan Indonesia muncul dan mencambuki
kita sepanjang hari."

"Tapi itu kan sama seperti dengan neraka dari negara lain. Kenapa begitu
banyak orang ngantri disini?" sergah orang Indonesia.

"Di sini pelayanannya sangat-sangat buruk. Kursi listriknya nggak nyala,
karena listrik sering byar-pet. Kursi paku, tinggal pakunya, karena kursinya
sering diperebutkan elit politik. Bensinnya juga nggak ada tuh karena
harganya melambung tinggi, malah di akhir tahun 2009 katanya mau naik lagi.
Lalu soal setan, disini adalah mantan pegawai negeri, jadi dia cuma datang,
tanda tangan absensi, lalu pulang. Asyik kan??"


sumber: kaskus